Jakarta - Posisi vokalis Boomerang sepeninggal bang Roy
Jeconiah otomatis kosong. Setelah dipertimbangkan cukup lama, maka
Boomerang sepakat untuk tidak mencari vokalis baru pengganti Roy.
Melainkan,
Henry-lah yang bkal gantiin posisi vokal sekaligus main bass.
Namun begitu, ketiga punggawa ini: Henry, Faried, dan Tommy,
Buktinya, tak nggak tanggung-tanggung, karena impian lama ingin memiliki album hits Boomerang terbaru pun akhirnya terlaksana.
Faried
mengungkapkan, di album terbaru Boomerang bernuansa 'Reboisasi' ini dari
segi personelnya beda, ada pergantian, dan ada yang keluar-masuk.
Bagi
Boomerang, memang itu berpengaruh dari segi musikal Boomerang sendiri.
Tapi, di Boomerang ketika ada orang baru, orang itu jadi diri sendiri.
"Kami
nggak berusaha meng-create dia jadi si a, b atau siapapun. Tommy pun
berharap jadi diri sendiri, otomatis, akan berubah. Untuk musik sendiri
kami kaya' ngobrol. Orang ganti, ya obrolan nuansa beda, benang
merahnya tetap ada," ungkap Faried di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
Rhtym
section tetap Faried dan Henry yang pegang. Secara dasar, lanjut
Faried, rootsnya musik disitu. Jadi, secara basic Boomerang tak ada yang
berubah.
Hanya, di album 'Reboisasi' Boomerang coba melakukan
sesuatu yang beda. Misalnya, epic, yang bercerita dari lagu 1-8 berantai
sama dalam satu cerita.
Kini, usai merampungkan album, Boomerang
pun ingin kembali menyapa Boomers (sapaan akrab penggemar Boomerang,
red). Dimana, kegelisahan para Boomers selama 1,5 tahun itu pun segera
terbayarkan oleh band legendaris asal Surabaya satu ini.
"Album
rampung, videoklip juga sudah 90% kelar untuk klip 'Embun Pagi'.
Mudah-mudahan rilis album dan videoklip bisa membayar dahaga para
Boomers maupun penikmat musik rock di Indonesia," sambung Henry
mengakhiri perdebatan

No comments:
Post a Comment