Sunday, 31 March 2013

Fatin agak mirip Rossa

Penyanyi Rossa tak hanya memoles suara Fatin Shidqia Lubis. Sebagai mentor di X Factor Indonesia, Oca (panggilan akrab Rossa) juga menyulap dandanan remaja bersuara khas ini.

Dan benar saja saat tampil di atas panggung showcase yang tayang live Jumat (15/2/2013) malam, tampil benar-benar tampil beda. Jilbab di kepalanya yang biasa sederhana dipermak menjadi luar biasa.

Jilbab yang dipasangkan Rossa pada Fatin sebenarnya sederhana. Hanya bermain paduan kerudung hitam berbahan sifon dengan bahan jilbab berwarna keemasan. Sepertinya Rossa tak ingin menghilangkan kesan sederhana yang lekat pada gadis polos ini.

Rossa juga pernah memakai gaya jilbab yang mirip ditempelkannya pada Fatin malam tadi saat menjadi juri X Factor. Dengan paduan inner maroko, sedikit bermain aksen kreasi pada bagian luar membuat Fatin tampil modis malam itu.

Anggun C Sasmi pun memuji penampilan Fatin. "Penampilan kamu berjilbab itu modis, bagus banget," ujar Anggun yang juga menjadi juri.

Saat berebut dengan Bebi Romeo, Rosa pun meledek kalau Bebi tidak akan bisa memakaikan kerudung buat Fatin. "Tanya dong siapa yang pakaikan kerudungnya. Kalau mas Bebi gak mungkin bisa kan," kata Rossa/

Ketika ditanya MC X Factor Indonesia, Robby Purba siapa yang memakaikan kerudung, dengan polosnya Fatin menyebut Rosa. " Yang pasangin kerudung Teh Ocha (kakak Rosa). yang ngajarin jalan-jalan juga Teh Oca," lanjut Fatin dengan senyum malu.

Monday, 4 March 2013

Persembahan Vans Buat BOOMERANG


Boomerang (Foto: Ferry/Okezone)




JAKARTA - Jika vans udah jatuh cinta berat kepada idolanya, hal kayak gituh udah biasa brow, terkait penghormatan kepada idola. Seperti kasus yang terjadi pada band favorit gue yang berdiri di Surabaya, Boomerang.


Personel Boomerang yang beranggotakan Hubert Henry Limahelu (vokal, bas), Tommy Maranua (gitar) dan Faried Badjeber (drum) .

Faried mengingat kembali saat ada salah satu penggemarnya yang anak pesantren minta sama teman-temannya buat nyanyiin lagu Boomerang di sampingnya,

“Ada fans kita cerita temannya dia menyampaikan wasiat ingin dinyanyikan lagu Boomerang saat meninggal. Katanya, jangan hanya dikirimin doa sama tahlil saja, kirimin lagu Boomerang juga. Dan benar saja satu tahun berikutnya orang itu meninggal, “ kata Farried,.

“Jadi kejadiannya lucu Mas, jadi satu pesantren itu, abis tabur (bunga) nyanyi lagu Boomerang. Itu satu pesantren,” kenangnya diiringi tawa tanpa menyebut lagu Boomerang yang dimaksud.

Album “Reboisasi” sangat istimewa bagi band yang pertama kali meluncurkan album bertajuk self title pada 1994. Di album ini Henry menggantikan posisi Roy Jeconiah yang kini membuat grup band baru dengan John Paul Ivan yang namanya RI 1 (Roy Ivan Bersatu).

Walau digantiin Henry, Boomerang dipastikan bisa tetap eksis di blantika music indonesia dan mungkin internasional karena para personel tersisa mengkalim mendapat dukungan dari penggemar setianya atau akrab dengan sebutan Boomers.

SALAM BOOMERS INDONESIA

ttd, Achmad Rizqon Maulana

Saturday, 2 March 2013

BOOMERANG TETAP EXIS, :D

bomeerang fahrul editt2 BOOMERANG, AYO BANGKIT!!

       
  Jakarta - Posisi vokalis Boomerang sepeninggal bang Roy Jeconiah otomatis kosong. Setelah dipertimbangkan cukup lama, maka Boomerang sepakat untuk tidak mencari vokalis baru pengganti Roy.

Melainkan, Henry-lah yang bkal gantiin posisi vokal sekaligus main bass. Namun begitu, ketiga punggawa ini: Henry, Faried, dan Tommy,

Buktinya, tak nggak tanggung-tanggung, karena impian lama ingin memiliki album hits Boomerang terbaru pun akhirnya terlaksana.

Faried mengungkapkan, di album terbaru Boomerang bernuansa 'Reboisasi' ini dari segi personelnya beda, ada pergantian, dan ada yang keluar-masuk.

Bagi Boomerang, memang itu berpengaruh dari segi musikal Boomerang sendiri. Tapi, di Boomerang ketika ada orang baru, orang itu jadi diri sendiri.

"Kami nggak berusaha meng-create dia jadi si a, b atau siapapun. Tommy pun berharap jadi diri sendiri, otomatis, akan berubah. Untuk  musik sendiri kami kaya' ngobrol. Orang ganti, ya obrolan nuansa beda, benang merahnya tetap ada," ungkap Faried di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
Rhtym section tetap Faried dan Henry yang pegang. Secara dasar, lanjut Faried, rootsnya musik disitu. Jadi, secara basic Boomerang tak ada yang berubah.

Hanya, di album 'Reboisasi' Boomerang coba melakukan sesuatu yang beda. Misalnya, epic, yang bercerita dari lagu 1-8 berantai sama dalam satu cerita.

Kini, usai merampungkan album, Boomerang pun ingin kembali menyapa Boomers (sapaan akrab penggemar Boomerang, red). Dimana, kegelisahan para Boomers selama 1,5 tahun itu pun segera terbayarkan oleh band legendaris asal Surabaya satu ini.

"Album rampung, videoklip juga sudah 90% kelar untuk klip 'Embun Pagi'. Mudah-mudahan rilis album dan videoklip bisa membayar dahaga para Boomers maupun penikmat musik rock di Indonesia," sambung Henry mengakhiri perdebatan

By, Achmad Rizqon Maulana